teriak
teriak Ada sesuatu yang ingin berteriak dalam tubuh Sayangnya ia tak memiliki mulut Aku rasa ada yang salah dengan lidahku Ia kelu saat ingin mengatakan sesuatu Apalah daya, cerita lalu, sudahlah lalu Tanpa sepatah terucap Membungkam lubang-lubang di mana angin malam itu bernaung Ia ikut terhempas ke dalamnya Lebih baik meringkuk, itu tak apa Tapi rasa-rasanya aku tetap ingin teriak